Sunday, March 19, 2006
DuA MinGGu iNi

Benar-benar ujian. Setelah keluar dari pekerjaan, kehilangan Bude, keesokannya kehilangan YuPah. Beliau adalah mbok yang sudah merawat saya sejak kecil, bahkan sejak Ibu saya masih kecil. Dan seminggu yang lalu, saya kehilangan ayahanda tercinta. Mungkin memang sudah digariskan seperti ini. Banyak sekali hikmah dibalik ujian-ujian ini. Diantaranya adalah kesempatan untuk semakin dekat dengan Ibu, menjadi lebih merasa bertanggung jawab terhadap keluarga dan lebih tegar serta sabar. Teman-teman saya berkomentar, mengapa saya begitu tegar menghadapi semua ini. Saat 3 hari setelah Yupah meninggal dunia, saya masih sempat ke Bursa Karir dan tertawa bersama teman-teman. Keesokan hari setelah ayah meningal, saya masih datang ke kampus sendirian untuk tanda tangan ijasah. Bahkan waktu wisuda pun, masih ada yang berkomentar sama, mengapa saya kuat dan tegar. Jawabannya HARUS TEGAR. Saya hanya punya satu keinginan, tidak ingin terlihat sedih di depan Ibu. Dan sampai sekarang, saya masih belum menyisakan waktu untuk merenung dan menangis mengenang dua orang yang saya cintai selama ini (Ayah dan Yupah), karena masih banyak saudara yang datang menemani dan kesibukan menjelang wisuda ini.

Sedikit potret waktu wisuda saya (18 Maret 2006), mungkin keceriaannya bisa dirasakan oleh teman-teman semua. Sekedar informasi, Teknik Geodesi ITS meluluskan 18 orang mahasiswa untuk Wisuda ke-92 ini dengan rincian 13 orang angkatan 2001 dan 5 orang angkatan 2000, 6 wanita dan 12 lelaki.



Nama : eQ_ChanTiQuE, ST
IPK : tidak cumlaude
Lama studi : 9 semester



Wisudawati Geodesi 2001



Sudah ST (Sarjana Teknik) lho !!







Konvoi arak-arakan keliling kampus ITS



Tim Intel Mobil Wisuda



eQ dan KaProDi Teknik Geodesi (sekarang sudah ganti nama jadi Teknik Geomatika)

Kalau ada yang tanya, siapa PW (Pendamping Wisuda) saya, foto di bawah ini adalah jawabannya. Maaf diberi effect blur, agar tidak tersebar gosip yang aneh-aneh. Mohon maaf untuk seseorang disana, mungkin belum saatnya kita bertemu. Mungkin kita akan bersua di kesempatan lain yang lebih baik.

it's me and him

Oya, sekalian saya ingin mengucapkan terima kasih atas perhatian teman-teman cangkrukan terutama pada saat ayah saya pergi, juga teman-teman yang telah mengirimkan sms dan menelepon saya.

*maaf belum bisa blogwalking ke semua teman2, mengingat warnet makin tidak bersahabat dalam hal tarif dan saya jobless ^^

eq @ 07:28