Thursday, September 22, 2005
Cahaya

Disaat mereka yang menyelimuti kita telah pergi
Dengan segenap hati jika merelakan
Sebuah kemandirian akan terbentuk sebagai pembelajaran
Tentang hidup yang sosial

Jika saja masih ada urat nadi mencengkeram tubuhnya
Terhadap jiwa ini yang belum bisa berdiri
Gelap dan membutuhkan cahaya dari auranya
Usang, raga ini seperti tak berdaya lagi

Dan bila ia telah menemukan sisi lain dari dunia ini
yang lebih indah dari ruang hatiku
Dan ia akan menerangi ruang hati yang lain
Mengapa aku harus tidak rela ?

Sebuah kebahagiaan selalu mengikuti kesedihan
Tetapi apakah ini adalah yang terbaik ?
Jika mereka mengikuti cahaya itu
Dan aku sendiri, bahagiakah ?

Mungkin, raga ini bisa tersenyum
Secara instan mengikuti hukum alam yang ada
Tetapi jiwa ini masih belajar
Untuk menerima sebuah dunia yang asing

Tentang lembaran hidup yang terulang kembali
Tentang masa lalu yang hadir lagi
Tentang masa datang yang tak pernah terungkap
Oh cahayaku, sudah bahagiakah engkau ?

listening : Kla Project - Romansa

**sedikit keterangan :
Soal postingan sebelumnya, mohon maaf bagi yang tidak berkenan *jiplak kata2 Anjas*. Memang dalam hidup ini ada pro dan kontra, TTM untuk sebagian orang mungkin menguntungkan, mungkin juga tidak, ada yang bilang positif ada yang bilang negatif. Bagi remaja ABG, TTM-an itu hal yang sudah ada sejak dulu, istilah TTM mungkin direalitaskan dengan gebetan, punya teman banyak, tapi kelakuannya sudah seperti sepasang kekasih. Mengapa saya beropini seperti itu? Ya karena memang relaita itulah yang tampak di kalangan ABG sekarang, terutama di lingkungan Surabaya dan sekitarnya. Bagi yang pernah MENGHABISKAN MASA SMU di Surabaya dan sekitarnya, mungkin tahu polemik seperti ini dianggap wajar, bahkan justru kalau tidak punya TTM bisa dibilang tidak gaul. Jadi saya mohon, bagi yang kontra dengan istilah TTM, saya menghargai dan saya tidak kontra dengan anda. Saya hanya menampilkan realita yang ada, jadi tolong jangan tutup mata, telinga dan hati anda. Mungkin TTM tidak ada di kalangan yang sudah kerja, kuliah, atau yang bukan ABG lagi, mungkin saja sudah ganti istilah (secara tidak sadar). Pro dan Kontra ? Silakan....gratis kok !

eq @ 09:16