Wednesday, March 09, 2005
Ganyang Malaysia !!!!!

Akhir2 ini, berita yang lagi panas adalah perihal Malaysia mengklaim daerah Ambalat termasuk teritori Malaysia. Panas...bener....Kurang ajar !!! Mungkin kemaren2 kita emang bodoh, kurang tegas dan terlalu lemah menangani kedaulatan. Aku gak heran kalo masalah ini mencuat. Di lingkungan studiku, sebenernya temen2 udah sering diskusi soal pulau2 kecil yang terletak di perbatasan negara. Tentang Indonesia yang belum menyelesaikan satupun masalah perbatasan laut terutama Landas Kontinen dengan 9 negara tetangga.

Banyak sekali masalah sebenarnya, kata bapak KaDishidros, hasil 2 kali kunjunganku kesana, dipaparkan bahwa masalah perbatasan laut NKRI belum jelas, semuanya masih dalam sengketa. Negara2 tetangga pengen menang sendiri. Mulai dari Singapura yang meluaskan daratannya dengan mengambil pasir di Pulau Nipah (milik Indonesia) sehingga mercusuar di pulau itu tenggelam kalau pasang tertinggi datang. Belum lagi sengketa dengan Malaysia dan Thailand. Adanya perbatasan yang menyangkut 3 negara tentunya lebih sulit untuk diatur daripada 2 negara. Tapi lha wong yang 2 negara aja masih belum beres, gimana ngaturnya kalo 3 negara? Base point belum jelas, masing2 negara memegang hukum acuan yang berbeda.
Lalu ada cerita nelayan Indonesia ditangkap oleh tentara Australia karena dianggap telah melewati batas teritorial. Tuh kan.. ini semua gara2 batas laut antar negara belum jelas, belum pasti.

Lain cerita ama orang DITOP AD, mereka yang memetakan wilayah Indonesia untuk keperluan pertahanan dan keamanan, sebenarnya sudah menemukan tanda2 keganjilan pada perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan. Yang namanya batas negara itu cuman pilar. Bahkan ada jalan setapak untuk keluar masuk orang, ini dicurigai sebagai jalan tikus pencurian kayu.

Masih inget kasus Sipadan Ligitan ?Dua pulau milik Indonesia yang diklaim milik Malaysia. Ini adalah salah satu bentuk kebodohan pemerintah waktu itu. Bodoh sekali ! Udah tau namanya negara pasti punya batas wilayah teritorial, napa juga gak tau batas negaranya itu sampe mana? Gak ngopeni. Pasti sebelumnya tidak ada yang tahu kalo di Indonesia ada pulau namanya Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan. Potensi kedua pulau itu sangat bagus terutama untuk pariwisata. Tapi sayangnya gak ada yang tau pulau itu, sampe2 kita membiarkan mereka menjadi milik Malaysia. Inikah NKRI ?

Dari segi sosial, dapat dilihat, penduduk Indonesia di daerah perbatasan lebih banyak merasakan kenikmatan negara Malaysia daripada Indonesia. Uang yang digunakan uang Ringgit, bahasa Melayu. Barang2 yang mereka beli rata2 barang2 dari Malaysia, karena harganya jauh lebih murah dibandingkan barang produk Indonesia yang mahal, tentunya mahal karena ada biaya transportasi barang itu. Kasihan.

Sekarang, kasus Ambalat. Jujur, baru kali ini aku ngliat antusias masyarakat sebagai WNI untuk membela negaranya. Duh...sebegitunya..... Dan pemberitaan ini di media massa yang membuatku semakin panas. Ambalat milik Indonesia. Aku sangat simpatik pada sikap pemerintah yang tidak menganggap masalah ini enteng. Justru aku ngrasa sebel ama sikap pers Malaysia yang menganggap masalah Ambalat ini masalah kecil. Udah ngrasa menang lo ya??

Aku juga simpati ama temen2 mahasiswa dan elemen masyarakat lain yang ikut menjadi relawan siap tempur, pihak TNI yang sudah siap turun tinggal nunggu perintah. Aku menghargai pendapat orang2 yang tidak ingin NKRI terpecah belah, mereka pingin perang langsung, bahkan siap mati. Terharu. Gak tau ya....napa aku lebih setuju ama pemerintah yang mengadakan konsolidasi dulu ama pemerintah Malaysia, ntar kalo gak bisa dibicarakan baik2 baru deh..... KITA PERANG TERBUKA !!!!!

Aku bersedia jadi relawan...tapi bukan jadi suster tentara...bukan perang di laut karena aku gak bisa renang, tapi aku mau ikut dalam penetapan batas laut teritori NKRI ....huwiiii ngimpiiiiii..hihihi..ngimpi jooooo...sopo kon???? Aku sebagai anak geodesi, ingin memberikan yang terbaik buat negaraku, apa yang bisa kuberikan buat negaraku ini...hiks hiks...aku percaya di pemerintahan kali ini, semua masalah bisa teratasi satu persatu, entah itu BBM, penculikan anak, banjir, de el el de el el.... Pak SBY ... aku tetap mendukungmu !!!!

Kasian juga sih Bapakku yang satu itu, selalu disambati orang. Menurutku, orang2 yang demo itu gak bisa mikir sejenak apa yahhh, emang gampang mikir negara? emang gampang ngurus negara? Apa mereka gak pernah ngrasain jadi pengurus di tingkat sekecil sekalipun?? himpunan mahasiswa kek?? abisnya yang demo kan mahasiswa. Aku justru ngrasa, gak gampang loh ngurus himpunan. Walopun aku cuman pernah jadi "pembokat" orang kesatu di himpunan, aku ikut ngrasa kesulitannya. Soalnya, kalo orang pentingnya gak ada, pasti orang deketnya yang kena. Walopun himpunanku kecil, masih muda, tapi warganya pada suka protes dan mengkritik pedas.

Gak gampang ngurus negara, urus dulu deh dirimu sendiri. Gak bisa lah semua masalah akan tuntas dalam 100 hari kerja. Sinting apa ! Pak SBY aja hari Minggu rapat.

Soal harga BBM, sudah saatnya bangsa kita ngaca. Termasuk aku. Kalo kita orang berkecukupan, mungkin ada baiknya kalo kita hidup sederhana. Kalo kita udah sederhana mungkin kita perlu lebih beramal lagi. Kalo udah beramal, mungkin kita harus lebih sabar lagi. Menurutku, rakyat kita hidupnya timpang. Yang kaya makin kaya..yang miskin makin miskin. Ato yang miskin "memaksakan diri" agar terlihat kaya. Ato yang udah biasa kaya gak mau keliahtan miskin. Contoh yang mengenaskan seperti kemaren di tivi. Ada anak kecil yang demo bawa panci bertuliskan "KAMI GAK BISA MAKAN ENAK SEJAK HARGA BBM NAIK" ato pendapat seorang cowok "Dulu duit saku bisa buat jalan2, makan enak, sekarang gak bisa". Hah !!!! Seandainya aku yang nyuting ato yang wawancara tuh orang, langsung tak bales "Coba deh mas, dirubah paradigma dan gaya hidupmu. Mau mewah2an, mau enak2an terus? kok enak?kita harus berubah. Kita bisa kok".

Pasti ada yang salah sama bangsa kita. Kok bisa banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, sedangkan banyak orang yang beli mobil mewah (catet ya..mewah !), beli rumah baru hanya untuk memenuhi kebutuhan tertier. Catet : KEBUTUHAN TERTIER !!! Jadi kalo yang kebutuhan primer..yaa biarin lahhh..ngertikan maksudku ???

oya...omong2 harga BBM...emang ternyata krasa naiknya..hehehe...biasanya full tank harganya 7000 kembali, sekarang 9000 kembali. hmmmmm gpp deh, aku udah pegang prinsipku. Segala kebijakan pemerintah harus punya dampak positif bagiku, walopun kecil. Kali ini dampak positifnya adalah...belajar ikhlas menerima keadaan.

Males ah ikutan demo....kadang sebel juga sih ama anak2 cowok yg demo minta harga BBM diturunin. Kalo pingin duit kamu2 pada cukup, gampang....COBA BERHENTI NGROKOK. Pasti duitmu bisa beralih untuk hal2 yang lebih berguna.

Kok jadi panjang gini???tumben banget q????semangat amat???

eq @ 14:34